Mengenal Nadia Dari: "Paket Lengkap" Penyanyi dan Pencipta Lagu Berbakat

SIANG hari pada pertengahan Agustus 2025, aku tergesa menyusuri trotoar di jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, beradu cepat dengan langit yang mulai gelap. Belum juga mencapai pintu gerbang Resto Seribu Rasa- tempat pertemuan akan digelar-, hujan sudah mulai turun. Setengah berlari, aku memasuki pintu restoran, disambut seorang gadis dimeja resepsionis dengan senyuman.

"Maaf terlambat," kataku singkat.

Gadis resepsionis mengantarkan aku ke ruang sebelah, sedikit tergesa.  Aku mengekor langkahnya dalam balutan rasa bersalah, meski hanya terlambat tak lebih dari 30 menit. Ada Nadia Dari di sana, gadis cantik berambut sebahu yang segera menganggukkan kepala, duduk di kursi caf berdampingan dengan seorang pria muda yang khusuk memetik gitar. Wajah Nadia yang penuh ekspresi, terus melantunkan lirik-lirik terakhir lagunya berjudul Galaksi tanpa harus terusik dengan kedatanganku. Nampak professional, tanpa menanggalkan kesan ramahnya.

Ia masih sangat muda, 19 tahun, baru memulai debutnya di dunia musik. Dengan tubuh yang semampai, Nadia tak sekadar menebar pesona melalui suara merdunya. Ia berhasil memadukan potensi bakatnya dengan kecerdasan yang dimiliki, nampak anggun, elegan dan bersahabat.

"Aku sebenarnya orang IPA. Belajar dari kecil hingga tamat SMA di jurusan IPA. Tapi kemudian ketika kuliah, aku memilih jurusan hukum," kata Nadia Dari usai merampungkan lagu Galaksi.

Ringan ia bercerita., namun bagi awak media, ini menjadi hal unik yang penting untuk digaris bawahi. Maka yang terjadi kemudian, belasan awak media yang duduk dalam formasi mengelilingi meja makan, langsung berebut melontarkan pertanyaan demi pertanyaan yang saling berbeda fokusnya. Seperti halnya aroma kopi susu yang menguar wangi, Nadia menawarkan kisah berbeda dengan gadis pada umumnya, berbeda dengan penyanyi pemula kebanyakan. Kisahnya ibarat varian rasa yang sama namun dinikmati dengan cara berbeda.

Tentang sains juga tentang keterlibatannya sebagai delegasi kompetisi robotic internasional di Bangkok yang diikuti Nadia mewakili kampus, seperti membuka ruang-ruang lain bagi awak media untuk mengulik lebih jauh tentang Nadia. Tak sekadar cerita tentang kehidupan, perjalanan, fesyen, beauty, dan rekomendasi kuliner seperti yang sering dibagikan di media sosialnya.  atau tentang hopi menyanyi dan karier penyanyi yang tengah dirintisnya. Maka yang kemudian terjadi, sebagian pertanyaan mengulik perjalanan pendidikannya, sebagian lagi tentang hobi menyanyi, dan lainnya tentang keinginannya menjadi penyanyi professional.

Nadia memang berbeda. Dengan potensi dan kemampuannya di bidang ilmu sains, gadis berwajah cantik seperti dia bisa saja memimpikan profesi-profesi lain yang di mata publik terlihat keren. Jadi insinyur, dokter, pilot atau apalah yang berhubungan dengan ilmu sains.

Tetapi tidak untuk Nadia. Anak kedua dari tiga bersaudara tersebut malah ingin menjadi seorang diplomat. Lalu hobinya juga membuka mimpi baru untuk menjadi seorang penyanyi. "Jadi diplomat masih kepengin, kalau bisa penyanyi yang jadi diplomat. Kan sekarang banyak artis yang punya pekerjaan lain," tambah peraih medali silver lomba robotic internasional di Thailand tersebut.

Soal keinginannya menjadi penyanyi, Nadia mengaku bukanlah cita-cita yang muncul mendadak. Ia sejak kecil memang suka beranda-andai ketika ditanya keinginannya. Andai menjadi penyanyi, andai bisa menggelar konser, andai lagu-lagu yang diciptakan dan dibawakan bisa popular dan andai-andai lainnya seputar dunia panggung.

"Aku sejak kecil memang suka menyanyi. Beruntung mamaku memberikan banyak kesempatan untuk aku menggali potensi menyanyi melalui les. Jadi kemudian aku tumbuh dengan cita-cita dan bakat yang berkembang beriringan," kata gadis penggemar kucing tersebut dengan nada riang.

Nadia Dari tak sekadar memiliki suara emas. Ia juga berbakat dalam menciptakan lagu. Lirik-lirik yang disusunnya seolah mewakili rasa yang ingin dicurahkan. Tentang hidup, tentang kedekatan dengan Tuhan, perjalanan emosinya, pencarian diri dan tentang alam semesta.

Hasilnya, tiga lagu bergenre pop berhasil mencuri perhatian para pendengar di dunia maya dan dunia nyata. Melalui akun media sosialnya, lagu berjudul Morning Birds, Galaksi dan Di Jalan-Mu, Nadia berhasil memperoleh apresiasi dari pendengarnya baik berupa pujian maupun dukungan untuk terus berkarya.

Sambutan hangat dari penikmat lagunya itulah yang kemudian memantapkan langkah kaki Nadia. Ia ingin lebih serius untuk menapaki karier sebagai penyanyi professional.

"Sebenarnya aku lebih dulu nyanyi di panggung. Misalnya dalam panggung perayaan, atau di kampus, aku biasa menyanyi. Dan aku senang karena banyak orang menyukai, bahkan memuji karyaku sebagai karya yang bagus," tambahnya.

Keinginan Nadia Dari menjadi penyanyi professional bukan tanpa alasan. Baginya sebuah profesi harus dijalani dengan gembira. Profesi harus membuka jalan untuk bisa terus belajar dan berkembang. Soal cuan, itu adalah bonus. "Kita enjoy dulu dengan profesi pilihan kita. Aku yakin jika enjoy, bikin bahagia, kita serius menjalani, maka soal cuan itu adalah bonus," ujar Nadia.

Nadia memulai debut sebagai pencipta lagu sekaligus penyanyi pada tahun 2024. Melalui lagu pertamanya berjudul Morning Birds yang dirilis 2024, disusul Galaksi dan Di Jalan-Mu, Nadia seperti menemukan warna genrenya, yakni pop.

Melalui lagu-lagunya, Nadia ingin menyampaikan tentang perasaannya, emosinya, keinginannya dengan cara yang berbeda. Pilihan setiap kata seolah mewakili dunia anak muda, yang terkadang dilanda kegalauan, kesepian dan pencarian jati diri. Namun ia menyusunnya dengan pilihan kata yang menawan, tanpa kemarahan.

Untuk mengenal warna dari lirik yang diciptakan Nadia, aku pun mencoba browshing di internet. Dan inilah lirik  dari Morning Birds yang ditulis mahasiswa Universitas Trisakti jurusan Hukum semester tiga tersebut.

Every sunrise every sunset reminds me of You

The way that they come & fall makes my heart goes blue

Just like the way I felt for you at that night

Not letting me go, it made me feel so right

With every touch & warm hugs you hold me tight

Wishing that I could always be by your side

You

Always make me feel so damn special

Even though the situation is kinda crucial

With

Every smile and every single word

It brightens my heart just like the morning birds

Waiting for you was the only thing I could do

Although I didn't know if you loved me too

Asking myself for the things that I shouldn't do

'Cause darling, all I want is just to be here with you

You

Always make me feel so damn special

Even though the situation is kinda crucial

With

Every smile and every single word

It brightens my heart just like the morning birds

It brightens my heart just like the morning birds

It brightens my heart just like the morning birds

Sukses mencuri perhatian public melalui lagu Morning Birds, Nadia pun meluncurkan lagu keduanya, berjudul Galaksi. Ini adalah lagu yang berkisah tentang perjalanan emosional, pencarian makna, dan rasa syukur atas orang-orang yang ada di sekitar. Lagu ini dirilis dengan aransemen yang lembut dan vokal yang intim, menciptakan suasana reflektif dan menenangkan.

Melalui lagu ini Nadia menandai babak baru dalam karirnya, di mana ia lebih berani membuka diri dan lebih dekat dengan pendengarnya. Lagu ini juga sekaligus menjadi karya Nadia Dari yang menunjukkan kedewasaan emosional dan perkembangan musikal yang lebih kuat.

"Melalui lagu ini pula, aku ingin berpesan bahwa kita tidak pernah benar-benar sendirian, karena orang-orang yang menyayangi kita selalu ada di sekitar," tuturnya.

Dengan lirik pembuka yang menyentuh "Kadang hidup terasa seperti misteri - sepi walau tak sendiri," Nadia mengajak pendengar menyelami perjalanan emosional tentang kehilangan arah, pencarian makna, dan rasa syukur atas orang-orang yang mengelilinginya. Single Galaksi dibalut dengan melodi hangat, progresi harmoni yang intim, dan lirik yang mengalir seperti catatan harian. Karakter vokal Nadia yang jujur dan menyentuh hati semakin memperkuat nuansa reflektif lagu ini.

Nadia mengaku menulis lirik lagu Galaksi saat merasa kesepian dan sendiri. Melalui proses introspeksi pada akhirnya Nadia menyadari betapa banyak orang-orang yang sayang dan selalu ada untuk dirinya.

Lagu ini sempat mengiringi perjalanan Nadia saat berinteraksi dengan anak-anak jalanan. Melalui kepeduliannya, Nadia berkolaborasi dengan Nusameta, bagian dari WIR Group - perusahaan teknologi berbasis AR/VR milik anak bangsa yang dikenal di Asia Tenggara sejak tahun 2009 - membawa lagu Galaksi dalam Bus Sekolah VR Keliling ke Jambore Sahabat Anak 2025 yang dilakukan pada Sabtu-Minggu, 26-27 Juli 2025, di Bumi Perkemahan Ragunan bersama lebih dari 500 anak-anak dan 250 relawan.

Menurutnya, judul Galaksi sangat sesuai untuk mengiringi tema materi Virtual Reality (VR) yang diakses oleh anak-anak peserta Jambore Sahabat Anak, yaitu, menjelajah luar angkasa.

"Anak jalanan juga anak biasa seperti yang lain, berhak untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan memiliki cita-cita setinggi-tingginya. Langit tanpa batas, waktunya menggapai galaksi!" kata Nadia.

Melangkah lebih jauh bersama "Galaksi", Nadia akan mengadakan serangkaian showcase intimate acoustic di beberapa kota besar, dimulai dari Jakarta. Ia juga akan merilis versi live session lagu ini bersama musisi James Adam di Jam with James, yang akan menyoroti keindahan lirik dan kesederhanaan musikalitas lagu secara lebih mendalam.

Kesenangan Nadia dalam bermusik didukung dengan pembuatan video musik Galaksi, untuk menikmati video ini lebih lanjut silakan langsung membuka YouTube Chanel Nadia Dari. Lagu ini hadir sebagai teman seperjalanan---bagi siapa pun yang tengah mencari makna, sedang merasa sepi dan sendirian, atau sekadar butuh pengingat di tengah riuh dunia.

Sukses dengan Galaksi, Nadia kemudian meluncurkan single ketiganya berjudul Di Jalan-Mu. Ini adalah lagu yang terinspirasi dari perjalanan spiritualnya bersama keluarga saat pergi umroh ke tanah suci.

Ia sempat sneak peak lagu ini ke beberapa temannya di kampus untuk melihat reaksi mereka seperti apa. "I like it, it's smooth it's like soft, it's very girl it's very you. 10/10! Would listen again," ujar satu temannya.

Nadia memang baru melangkah menapaki karier sebagai penyanyi. Namun aku yakin debutnya tersebut diyakni bakal membuahkan sukses. Lagu-lagunya yang kini bisa diakses melalui platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, Joox, dan YouTube Music sudah membetot pujian dari penggemarnya. Tak sekali atau dua kali penggemarnya memutar lagu-lagu dari Nadia Dari. Ada yang berulang dan jatuh cinta.

Seperti halnya aku, individu yang lahir dengan tidak membawa darah musik dari manapun. Jatuh cinta pada lirik dan suara emas Nadia, bagiku itu wajar dan memang masuk akal.

Bagiku, Nadia Dari adalah sosok anak muda yang berhasil memadukan tiga hal yang ia cintai yakni musik, traveling, dan lifestyle melalui narasi otentik dalam karya maupun kesehariannya. Sebuah inspirasi bagi anak-anak muda zaman sekarang!

Mampang Prapatan 17 Agustus 2025

Posting Komentar untuk "Mengenal Nadia Dari: "Paket Lengkap" Penyanyi dan Pencipta Lagu Berbakat"