duniatekno.net - Konflik terbuka yang baru saja meletus antara Presiden AS Donald Trump dengan CEO Tesla, Elon Musk, telah mengejutkan dunia finansial global. Pengaruhnya dirasakan bukan hanya pada bursa saham, melainkan juga dalam lingkup industri secara lebih luas. cryptocurrency, Sektor finansial digital yang telah diketahui cukup peka terhadap pergantian pendapat dan pergerakan politik.
Puncaknya adalah pada tanggal 5 Juni kemarin, saat Trump, dalam suatu pertemuan di gedung White House bersama dengan Kansler dari Jerman, mengumbar kekecewaannya tentang Elon Musk secara langsung kepada semua orang yang hadir. Dia berkata, "Saya sungguh-sungguh merasa letdown oleh Elon."
"Sudah banyak yang saya lakukan untuknya." Hal ini agak membingungkan, terlebih lagi karena Musk sebelumnya dianggap sebagai salah satu mitra dekat Trump, dan diklaim menjadi konsultan tak resmi pada beberapa masalah teknologi.
Setelah itu tidak lama, Elon Musk dengan cepat membalas di media sosial X (dahulu dikenal sebagai Twitter). Dia mengkritik keras Trump yang dinilai kurang bersyukur dan mencibir kalau jatah kemenangan dalam pemilihan presiden bisa saja sirna jika bukan karena usahanya sendiri.
Konflik ini mengakhiri ikatan mereka yang sebelumnya cukup kuat, khususnya saat Donald Trump memulai periode kedua sebagai presiden.
Konflik tersebut secara langsung mengundang respons signifikan di bursa. Nilai tukar Bitcoin, yang merupakan jenis uang elektronik terkenal, pernah anjlok dengan cepat sampai ke titik USD 100.783 (kira-kira Rp 1,6 miliar) sebelum akhirnya rebound dan melonjak di atas level USD 102.700.
Dalam kurun waktu 24 jam, lebih dari USD 324 juta (setara dengan sekitar Rp 5 triliun) dana investasi Bitcoin jangka panjang lenyap akibat likuidasi, yaitu proses penjualan paksa aset untuk memenuhi kebutuhan margin. Di sisi lain, pasar crypto secara umum merosot mendekati lima persen dalam satu hari tersebut.
Salah satu mata uang digital bernama $TRUMP yang pernah populer berkat hubungan dekat antara Donald Trump dan Elon Musk, turun nilainya sekitar 10%. Para ahli mengatakan bahwa dampak signifikan Musk dalam bidang teknologi dan cryptocurrency, bila dikombinasikan dengan ketidaktentuan politik, sudah memicu kekhawatiran serius di kalangan pemegang aset digital.
Bukan hanya kriptocurrency saja, saham Tesla pun ikut terpengaruh. Saham perusahaan otomotif berbasis listrik itu anjlok drastis, jatuh sampai 14 persen dalam waktu sehari, dan telah menurun total 16 persen sejak Musk memulai serangan publiknya terhadap kebijakan pemerintahan domestic Trump.
Walaupun respons pasar kelihatan sangat drastis, banyak pakar berpendapat bahwa perselisihan ini pada dasarnya tidak akan memberi pengaruh jangka panjang yang penting kepada dunia kripto. Akan tetapi, tensi tersebut masih mencerminkan bagaimana pasar begitu peka terhadap perubahan politik, apalagi jika para pemain utama adalah figur-figur besar semacam Trump dan Musk.
Sebelumnya, Musk memiliki peran signifikan sebagai penasehat tidak resmi bagi Trump terhadap sejumlah masalah teknologi seperti mobil listrik dan ekspedisi ruang angkasa. Dengan mundurnya Musk dari posisinya di lingkar dekat Trump, banyak orang yang mulai menebak-nebak tentang masa depan kebijakan teknologi Amerika Serikat.
Musk secara belakangan ini mengisyaratkan kemungkinan untuk mendirikan gerakan politik baru. Bila hal tersebut terwujud, konsekuensinya dapat mencapai berbagai bidang yang signifikan, seperti pergeseran aturan serta pengurangan pendanaan di industri teknologi dan crypto.
Bukan cuma Tesla saja yang bakal terpengaruh, tetapi keseluruhan jaringan teknologi yang sebelumnya telah ikut serta meniru jejak dan dampak dari Elon Musk.
Posting Komentar untuk "Perselisihan Trump vs Musk Mengguncang Industri Teknologi dan Kripto"